• Articles

21 November 2014

Pengaruh Positif Membaca Pada Kecerdasan dan Keterampilan


Membaca itu keren, setidaknya itu menurut saya. Kita sering sekali melihat foto keren dimana seseorang duduk di sofa empuk, membaca buku favorit, dan tenggelam dalam dunia imajinasi yang dibentuk dari apa yang ia baca.

 

Membaca memang keren. Banyak sosok penulis terkenal, penyanyi, politisi, dan bahkan karakter film yang mengakui fakta bahwa membaca memiliki pengaruh yang hebat bagi dunia pikiran seseorang. Membaca jelas dapat memberi informasi, pandangan, dan cara berpikir baru yang dapat memperkaya ilmu dan cara kerja dari otak kita. Dengan kata lain, membaca dapat berpengaruh pada kemampuan belajar kita.

 

Manfaat langsung lainnya yang kita rasakan dengan banyaknya bacaan berkualitas yang dilahap otak kita adalah: meningkatkan kemampuan menulis dengan cara pandang yang mendalam dan komprehensif.

 

Membaca Membuat Lebih Cerdas

 

Membaca tentu saja merupakan proses yang pasti dilalui selama menempuh pendidikan, baik formal atau informal. Mulai dari SD, sampai kuliah, kita tak pernah lepas dari membaca. Setidaknya membaca soal ujian.

 

Kini, dengan meluasnya internet dan jejaring sosial, tingkat aktivitas kita terus meningkat. Membaca status di facebook atau tweet di twitter, membaca artikel di situs media atau blog, hingga mengecek pesan di email atau layanan personal messaging.

 

Berbagai riset studi ilmiah telah membuktikan berbagai dampak positif dari membaca terhadap pikiran dan pupil pembaca. Semakin banyak anda membaca, semakin banyak kosakata dan informasi yang masuk ke dalam pikiran anda. Selain itu, membaca juga dapat membantu kita memahami siapa kita, serta menghubungkan kita dengan berbagai hal di seluruh dunia.

 

Membaca Membuat Pandai Menulis

 

Keterampilan menulis merupakan keterampilan yang hampir tidak mungkin diajarkan. Kita hanya mempelajari contoh tulisan dari berbagai sumber serta mengolahnya sesuai identitas dan cara menulis kita yang terbentuk secara tidak sadar melalui pengalaman panjang membuat karya tulis. Apalagi menulis merupakan syarat utama untuk dapat lulus mendapat gelar akademis di berbagai universitas.

 

Karena menulis merupakan keterampilan, jadi tidak mungkin seseorang langsung jago menulis dalam semalam. Keterampilan ini sangat rumit. Selain memiliki aturan yang terkandung pada bahasa seperti grammar, tanda baca, dan teknik menulis, menulis juga melibatkan gaya tulisan yang menandakan seberapa pandai seseorang menyampaikan ide ke dalam tulisan. Lalu bagaimana agar kita mendapatkan gaya tulisan yang dapat menyampaikan ide kita kepada seseorang? Jawabannya adalah perbanyaklah bacaan.

 

Membaca dapat membantu anda mencari inspirasi, menambah pengetahuan, membantu memahami gaya bahasa yang sesuai dengan anda, memperkaya kosakata, memahami lebih baik bahasa, dan membantu mencapai berbagai momen penting dalam kehidupan sehari-hari seperti mencari kerja atau mengajukan proposal.

 

Semua manfaat membaca ini merupakan sedikit dari berbagai manfaat yang mungkin bisa ditambahkan sendiri. Kita membutuhkan ide, referensi, dan kerangka untuk menciptakan karya tulis. Membaca dapat menjawab ketiganya. Memberi kita ide baru, mendapatkan referensi informasi, dan mempengaruhi kerangka menulis dari setiap tulisan yang kita baca sebelumnya. Meski bacaan tersebut telah kita selesaikan dalam beberapa hari, bulan, atau tahun yang lalu, pengaruhnya akan tetap melekat, terutama pada bacaan yang benar-benar kita nikmati.

 

Pengaruh Membaca yang Mungkin Belum Kita Sadari

 

Para peneliti tertarik untuk mengkaji lebih jauh dampak dari membaca. Salah satu dampak positif dari membaca yang terkait dengan kesehatan kita adalah: membaca berpengaruh positif pada otak. Kegiatan ini mengalirkan darah menuju otak, meningkatkan fungsi dan konektivitas otak, serta terbukti meningkatkan kemampuan berpikir setelah dilakukan dalam beberapa hari. Itu artinya, membaca dapat membantu fungsi otak berjalan lebih baik.

 

Selain itu, membaca juga mengatasi berbagai masalah yang berpotensi terjadi pada otak seperti stres, pikun, potensi penyakit Alzheimer, dan rasa empati. Membaca dapat membuka wawasan disekitar kita, namun tentu saja bergantung pada tulisan yang dibaca. Karena begitu signifikan pengaruhnya terhadap otak manusia, ada baiknya kita menseleksi apa yang kita baca.

 

Bacaan yang berkualitas dapat menghasilkan pemikiran yang berkualitas. Jadi tak perlu berkompromi untuk menikmati bacaan yang memang mengandung muatan intelektualitas. Nikmati bacaannya terlebih dahulu, meskipun belum paham atau tidak suka. Kemudian cari tahu apa makna dari informasi yang terkandung di dalamnya. Berikutnya kita dapat memutuskan apakah mendalami ilmu yang disampaikan di dalamnya atau hanya sekedar dijadikan informasi belaka.

 

Dan yang pasti, jauhkan pikiran dari bacaan yang kurang berkualitas. Hal tersebut juga merugikan dan dapat berdampak serius di kemudian hari. Apa yang kita baca akan membentuk pemikiran kita. Bacaan yang kurang berkualitas tentu akan menciptakan pemikiran yang kurang berkualitas, dan ini akan merepotkan.

 

Dengan segala manfaatnya, ayo kita aktifkan lagi budaya membaca buku bacaan berkualitas. Seperti propaganda yang sering ditulis di sampul buku tulis SD bagian belakang: "buku adalah jendela dunia”. Jika kita berpikir mengubah dunia, mulailah melihat dari jendela dunia.

 

Aldi Nurmanto

sumber: bglconline.com

 

  • share this post

Quick Respon Togamas Malang

Cek Stok Buku Online (24 Jam)

Kini anda dapat melakukan pengecekan ketersediaan buku di Outlet Togamas secara mandiri. Silahkan pilih kota dan ketik judul atau penulis buku yang ingin anda cari. Selamat Mencoba.

copyright www.togamas.co.id 2014