• Articles

22 February 2015

Sujiwo Tejo, Pengacara Rahwana


Sumber: Foto: Pramesthi Ratnaningtyas (krjogja.com)


SINTA, hingga sekarang kamu masih belum membalas surat-suratku, kecuali satu surat delapan lembar ungu. Itu pun Trijata yang menuliskannya. Aku tidak marah. Mungkin sedih. Tapi tidak terlalu sedih. Atau mungkin tidak apa-apa pun tidak terlalu apa-apa.

Entah karena apa aku tetap tak putus asa walau tak ada ujung pangkalnya surat-suratan denganmu. Hampir setiap jenak aku berpikir, jangan-jangan benar tuduhan Pak Made Tolstoy di Pita Maha tatkala audisi pemeran Rahvayana, bahwa semua lakon ini sesungguhnya cuma berlangsung di dalam diriku.

Itu yang tertulis dalam salah satu bagian buku 'Rahvayana, Ada yang Tiada' karya Sujiwo Tejo yang dirilis di Auditorium RRI Jalan Affandi Gejayan Yogya, Sabtu (14/2). Peluncuran buku yang diterbitkan Bentang Pustaka tersebut dirangkai pertunjukan dalang Sujiwo Tejo yang mengisahkan penggalan cerita dalam buku tersebut, penandatangan buku dan penampilan dari Anji (mantan vokalis Drive) yang menyanyikan lagu dalam CD album Rahvayana Ada yang Tiada. Buku dan CD sudah beredar di seluruh Indonesia pada bulan Februari.

Buku ini merupakan bagian akhir dwilogi cerita dari Rahvayana. Dimana sebelumnya berjudul 'Rahvayana, Aku Lala Padamu'. Dalam 'Rahvayana, Ada yang Tiada' Sujiwo Tejo mengaku dirinya seperti pengacaranya Rahwana. Buku ini merupakan interpretasi subjektif Rahwana terhadap Sinta. Dimana Rahwana mengagumi zat, bukan nama dan dihadirkan dalam konteks modern.

"Cerita Ramayana, tapi ini bukan karena cinta dan Sinta, tapi Rama titisan Wisnu yang harus menjaga keseimbangan dunia dengan memerangi Rahwana. Buku ini cukup berat karena ada teori penciptaan, ajaran tauhid, agama dan sebagainya. Cerita ini sebenarnya sudah akan dipentaskan dua kali dalam format drama musikal di Jakarta tapi selalu gagal," tuturnya.

Sementara Anji merasa musik Sujiwo Tejo itu bergizi. Dan sesuatu yang bergizi seringkali 'tidak enak'. Salah satunya, karena susah untuk menghapalkan.

Kepala Stasiun RRI Yogya, Dra Saraswati berharap semoga acara rilis buku ini dapat membuat masyarkat semakin bersemangat dalam membaca buku dan menularkan ilmu di dalamnya.

"Acara ini dipusatkan di Yogya karena keterbatasan waktu Simbah (panggilan Sujiwo Tejo.red). Selain itu, ia mempunyai jancuker yang banyak di kota ini. Selebihnya, acara ini merupakan bentuk pelayanan Bentang untuk pembaca setianya dengan mempertemukan penulis dan pembaca. Pembaca berhak mendapatkan apresiasi dan sharing dengan penulis," papar Solahudin dari Bentang Pustaka.

Sumber: krjogja.com

  • share this post

SHARING KEPENULISAN Togamas Affandi
Happy Anniversary 11th Togamas bali
TOKO BUKU BERGARANSI
Quick Respon Togamas Malang

Cek Stok Buku Online (24 Jam)

Kini anda dapat melakukan pengecekan ketersediaan buku di Outlet Togamas secara mandiri. Silahkan pilih kota dan ketik judul atau penulis buku yang ingin anda cari. Selamat Mencoba.

copyright www.togamas.co.id 2014